Vaksin Tingkatkan Kekebalan pada Kelompok Rentan

ilustrasi-suntikan-vaksin
ilustrasi-suntikan-vaksin | Foto: freepik.com

Sehatnews.id – Di masa pandemi Covid-19, Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan vaksinasi influenza untuk populasi rentan seperti anak-anak, ibu hamil, orang lanjut usia (lansia), mereka yang mengalami kondisi medis kronis tertentu, serta tenaga kesehatan. Data penelitian di Tongji Hospital (Wuhan, Cina), kasus ko-infeksi influenza dan Covid-19 berisiko menimbulkan masalah jantung dan peradangan serta gangguan organ yang lebih berat dibandingkan dengan pasien Covid-19 yang tidak terinfeksi influenza.

Orang dewasa sebaiknya mendapat vaksin hepatitis A dan B, meningitis, Tdap, dan PCV. Menurut Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD, K-AI, FACP, dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi immunologi dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, orang dewasa berisiko terkena penyakit karena penurunan daya tahan tubuh yang disebabkan bertambahnya usia, pekerjaan, gaya hidup, atau kondisi kesehatan.

Baca juga: Herbal untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh

“Orang dewasa sebaiknya mendapat vaksin hepatitis B, misalnya, yang bisa menurunkan risiko kanker hati, sedangkan vaksin influenza menurunkan risiko serangan jantung atau komplikasi berat pada penderita diabetes dan penyakit paru-paru kronis,” ujarnya dalam webinar bertema “Pentingnya Vaksinasi untuk #LindungikuLindungimu di Era Covid-19” yang digelar Jumat (23/4/2021).

Diungkapkan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, di era pandemi Covid-19, tetap lakukan imunisasi sesuai dengan jadwal dan rekomendasi dokter demi melindungi diri dari penyakit infeksi. Sebab keberhasilan dalam meningkatkan cakupan imunisasi dewasa akan berdampak pada penurunan angka kematian dan kesakitan serta biaya pengobatan.

“Kami mengingatkan agar semua orang tidak menunda jadwal vaksinasi di saat pandemi agar bisa tetap sehat dan produktif. Dibutuhkan kerja sama semua pihak untuk meningkatkan cakupan vaksinasi nasional agar kualitas kesehatan masyarakat dapat meningkat,” ujarnya.

Saat ini sudah banyak fasilitas kesehatan yang memisahkan area layanan vaksinasi untuk meminimalisasi risiko penularan Covid-19. (sar)