Mengupas Khasiat serta Peluang Bisnis VCO

Kembangkan Produk VCO

Bersama kelompok tani binaannya, Prof. Bambang telah mengembangkan produk VCO dan menjualnya sejak tahun 2003.

Selain minyak, kelapa bisa dimanfaatkan dagingnya, airnya, sabutnya, dan tempurungnya menjadi produk yang bermanfaat bagi manusia.

Tak hanya VCO, ada sekitar 95 produk turunan bisa dihasilkan dari kelapa. Nilai ekonomis kelapa sangat tinggi dan bisa memberi manfaat kepada para petani.

Berbeda dengan kelapa sawit, mayoritas perkebunan kelapa dikelola petani, tapi potensi belum dapat digarap secara optimal. Kalaupun diekspor ke luar negeri, pembeli hanya mau buah kelapanya.

“Lantas mereka mengolahnya lalu produknya dijual kembali ke Indonesia,” papar Syaukani Bowo Leksono, CEO PT Krambil Idjo Jogja, yang menjadi produsen berbagai produk turunan dari kelapa.

Di tengah pandemi Covid-19, membuat dan menjual VCO bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan untuk menjadi produksi rumahan, tapi masalah standardisasi bisa jadi kendala.

Semua produk konsumsi yang dijual ke umum mesti terdaftar dan sudah diuji klinis oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Oleh sebab itu, kami menawarkan untuk menjadi agen yang menjual produk-produknya,” tutur Syaukani. (jos)