Komunitas Gowes Kuy Lebih Segar Meski Pandemi

Komunitas Gowes Kuy Lebih Segar Meski Pandemi
Menyusuri tempat-tempat baru yang menyegarkan. | foto: dok. gowes kuy

sehatnews.id-Bermula dari obrolan santai di sore hari, beberapa ibu muda ini kemudian membentuk komunitas Gowes Kuy. Setiap hari Sabtu pagi mereka bersepeda menyusuri jalan raya serta gang-gang kecil di kawasan Pamulang dan sekitarnya. Manfaat olahraga ini kian terasa di masa pandemi. Para anggotanya mengaku lebih segar, tetap sehat, dan stres berkurang.

Rehat dulu sambil menikmati bajigur dan ubi rebus. | foto: dok. gowes kuy
Rehat dulu sambil menikmati bajigur dan ubi rebus. | foto: dok. gowes kuy

Anggota komunitas Gowes Kuy memang baru beberapa orang saja. Ada Yosi Rosita, Rofina, Tuti, Titik, Mellisa, dan Mesa Maulyani P. Mereka tinggal di salah satu gang buntu di perumahan Vila Dago, Pamulang, Tangerang Selatan. Itu sebabnya, mereka punya julukan ‘emak-emak gang buntu’.

Sebelumnya ngompori ibu-ibu untuk gowes, Yosi sudah sering bersepeda bareng teman-teman di luar kompleks perumahan tempat tinggalnya. Karena itu, ia sangat bersemangat dengan kegiatan baru tersebut. Semula mereka bersepeda di sekitar Pamulang. “Awalnya rute masih pendek, dekat-dekat sini saja. Istilah anak pergowesan sekarang itu gowes tipis-tipis,” tutur Yosi, ibu dua putri yang juga hobi aerobik dan yoga ini.

Emak-emak siap menaklukkan track yang menantang. | foto: dok. gowes kuy
Emak-emak siap menaklukkan track yang menantang. | foto: dok. gowes kuy

Di tengah perjalanan gowes, ada kalanya mereka istirahat untuk menikmati sarapan, seperti nasi uduk, atau sekadar minum kopi. Kalau ketemu tukang bajigur, mereka tak segan nongkrong di pinggir jalan, menikmati segelas bajigur hangat dan ubi rebus yang manis. Sepulang gowes, emak-emak ini tak lupa mencari kebutuhan untuk keluarga masing-masing. Ada yang belanja sayur, beli lauk matang atau kue jajanan pasar.

Belakangan anggota komunitas ini bertambah dengan bergabungnya Dina. Terkadang bapak-bapak juga ikut gowes, sehingga rombongan makin ramai. Adanya para bapak itu menambah perbendaharaan rute gowes, karena merekomendasikan jalur-jalur baru yang menarik.