Amankah Menunda Operasi Jantung di Masa Pandemi Covid-19?

Diskusikan dengan Dokter

Sebaiknya diskusikan dengan dokter spesialis jantung atau dokter bedah jantung Anda untuk mengetahui tindakan pembedahan apa saja yang dapat ditunda, sampai wabah ini selesa

Sangat penting untuk menimbang-nimbang antara risiko menunda prosedur pembedahan dengan risiko terpapar Covid-19 saat meninggalkan rumah untuk pergi ke rumah sakit.

Hal ini amat penting bagi penderita penyakit jantung karena gejala penyakit Covid-19 dapat lebih berat diderita oleh pasien-pasien dengan penyakit jantung, seperti yang dinyatakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki).

Secara umum penyakit jantung yang stabil, pasien dengan penyakit jantung yang tanpa gejala, atau gejala yang ringan, yang gejala-gejalanya hanya muncul saat melakukan aktivitas berat, atau segera hilang saat beristirahat, maka insya Allah prosedur pembedahan dapat ditunda. Sebaiknya diskusikan dengan dokter Anda untuk mengetahui tingkat keparahan penyakit jantung Anda.

Jika Anda adalah pasien dengan penyakit jantung yang kebetulan juga dinyatakan positif Covid-19, maka sebaiknya tunda prosedur pembedahan jantung Anda sampai sembuh dari Covid-19.

Operasi jantung adalah salah satu operasi besar yang membutuhkan daya tahan tubuh yang baik untuk masa pemulihan, dan membutuhkan kondisi tubuh pasien yang bebas dari infeksi.

Contoh salah satu jenis operasi jantung, persiapan apa saja yang dibutuhkan, risiko, dan proses pemulihannya adalah bypass jantung koroner. Sedangkan operasi untuk penanganan penyakit katup jantung bocor, katup jantung sempit, kaku, atau pembengkakan jantung yang disebabkan oleh kelainan katup yakni operasi katup jantung. (*)

Dr. Bagus Herlambang, SpBTKV, Ph.D. Foto: Dok. pribadi

*) Dr. Bagus Herlambang, Sp.BTKV, Ph.D., adalah Dokter Spesialis Bedah Jantung dan Pembuluh Darah (bedah toraks dan kardiovaskular) di RS Jantung Harapan Kita, Jakarta. Alumnus FK Undip, Hiroshima University-Jepang, dan FKUI.