Masak Pakai Tanah Liat Lebih Sehat dan Lezat

Peralatan masak dari tanah liat membuat masakan lebih bernutrisi, awet, dan lezat./foto: healthy-cookware.com
Peralatan masak dari tanah liat membuat masakan lebih bernutrisi, awet, dan lezat./foto: healthy-cookware.com

sehatnews.id – Segala sesuatu yang berasal dari alam, alami atau organik, hampir semuanya menyehatkan. Maka tak salah jika semakin banyak orang menganut pola hidup ‘kembali ke alam’.

Untuk memelihara kesehatan tak hanya bergantung pada ragam makanan yang kita konsumsi, tapi juga cara memasaknya. Saat ini di pasaran banyak sekali jenis alat masak yang serba modern dan tampak cantik menarik.

Tapi awas, di balik tampilan yang gaya itu tak sedikit yang menyimpan bahaya, karena mengandung zat kimia yang bisa meracuni tubuh, seperti panci antilengket yang menggunakan plastik polimer PTFE, aluminium, logam berat, dll.

Sebetulnya nenek moyang kita memiliki tradisi memasak dengan alat masak yang menyehatkan, seperti kuali dari tanah liat. Memang terkesan kuno, gak keren, perlu waktu lama, namun banyak keuntungannya.

Apa saja keuntungan memasak dengan alat masak dari tanah liat?

  • Kadar nutrisinya utuh. Alat masak dari tanah liat memiliki pori-pori yang ternyata berguna untuk mengatur suhu sepanjang proses memasak, sehingga mampu mempertahankan kadar nutrisi 100 persen. Jika memasak dengan alat masak jenis lain nutrisi bisa berkurang hingga 90 persen
  • Mineral bertambah. Tanah liat mengandung lebih dari 15 macam mineral alami yang penting untuk kesehatan, seperti kalsium, fosfor, magnesium, zat besi, sulfur, tembaga, dan mangan. Memasak dengan tanah liat akan menambah kandungan mineral pada makanan, sehingga masakan lebih menyehatkan.
  • Menetralkan pH. Tanah liat merupakan alkali alami atau zat basa yang mampu menetralisasi kadar asam dalam makanan. Sejumlah studi menyatakan bahwa diet alkali baik untuk memangkas risiko penyakit jantung, menjaga berat badan normal, dan menyehatkan pencernaan.
  • Usir bakteri. Makanan yang dimasak dengan tanah liat bisa tahan hingga 36 jam dan kadar nutrisinya tidak rusak. Ini karena tanah liat dapat menangkal pertumbuhan bakteri tertentu sehingga mencegah kerusakan masakan.
  • Irit minyak. Tanah liat memiliki properti alami untuk menyerap minyak. Setelah 2-3 kali pemakaian tanah liat akan secara alami menahan minyak dan lemak makanan, sehingga tidak perlu menambah ekstra minyak saat memasak lagi, jadi makanan lebih sehat.
  • Lebih lezat. Masak dengan tanah liat memang memerlukan waktu lebih lama, tetapi justru ini membuat makanan lebih enak. Aroma alami dari tanah liat dan proses memasak yang lambat akan menambah lezat masakan.
  • Air tetap sejuk. Menyimpan air minum di dalam kendi tanah liat akan meningkatkan kadar mineralnya. Pori-pori di wadah tanah liat ini memacu terjadinya proses evaporasi, sehingga air terasa sejuk alami, tanpa harus disimpan di kulkas. (rin)