Asrama Haji Pondok Gede Berkapasitas Lebih 900 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Presiden Joko Widodo saat meninjau kesiapan Asrama Haji Pondok Gede untuk perawatan pasien Covid-19 didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono./foto: youtube
Presiden Joko Widodo saat meninjau kesiapan Asrama Haji Pondok Gede untuk perawatan pasien Covid-19 didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono./foto: youtube

sehatnews.id – Mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta dan sekitarnya, pemerintah tengah menyiapkan Asrama Haji Pondok Gede sebagai RS Darurat Covid-19.

Wisma Haji ini dipersiapkan mampu menampung 900 tempat tidur rumah sakit, 50 ICU (Intensive Care Unit), dan 40 HCU (High Care Unit).

“Ini dikerjakan oleh Kementerian PU kemarin dan saya tadi sudah perintahkan agar dalam dua hari ini bisa diselesaikan, sehingga nantinya hari Kamis saya harapkan sudah bisa dipakai dan dioperasikan,” ungkap Presiden Joko Widodo saat meninjau kesiapan Asrama Haji, pada Senin (5/7/21), didampingi Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Selain Wisma Haji ini, juga telah disiapkan untuk isolasi terpusat sebanyak 2273 tempat tidur di Rusun Nagrak, Cilincing, dan 3986 tempat tidur di Rusun Pasar Rumput. Kapasitas di Wisma Atlet juga telah ditambah 1200 tempat tidur lagi. “Kita harapkan ini bisa menambah kapasitas apabila terjadi lonjakan,” ujar Presiden.

Menkes dalam konferensi pers, Selasa (6/7/21), menyatakan bahwa strategi penambahan tempat tidur rumah sakit maupun isolasi terpusat, dan juga kerja sama dengan platform telemedicine diharapkan bisa direplikasi di daerah lain.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah bekerja sama dengan 11 platform telemedicine dan startup, untuk memberikan jasa konsultasi dokter serta jasa pengiriman obat secara gratis kepada masyarakat yang positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Jasa konsultasi diberikan secara gratis dari 11 platform telemedicine, seperti GetWell, Alodokter, ProSehat, YesDok, KlikDokter, Halodoc, Link Sehat, KlinikGo, Milvik Dokter, Good Doctor, dan SehatQ. Sedangkan obat-obatan gratis dari Kemenkes.

Terkait target vaksinasi yang diharapkan dapat mencapai 2 juta dosis per hari pada Agustus, Menkes optimistis dapat tercapai. Hal ini tentu didukung ketersediaan vaksin yang aman. “Juli ini akan datang 31 juta dosis vaksin dan Agustus 45 juta dosis vaksin, sehingga kita bisa naikkan 2 juta dosis sehari,” ungkap Menkes.  (rin)