Gedung PKIA Kiara RSCM Disiapkan untuk Tangani Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Gedung PKIA Kiara di RSCM akan memanfaatkan bangunan di lantai 4,5,6 dan 8,9,10 dengan total 394 tempat tidur untuk menampung pasien Covid-19 yang melonjak jumlahnya di DKI Jakarta. Foto: Kementerian PUPR
Gedung PKIA Kiara di RSCM akan memanfaatkan bangunan di lantai 4,5,6 dan 8,9,10 dengan total 394 tempat tidur untuk menampung pasien Covid-19 yang melonjak jumlahnya di DKI Jakarta. Foto: Kementerian PUPR

sehatnew.id – Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan percepatan penyediaan infrastruktur untuk mendukung penanganan pandemi Covid-19 di DKI Jakarta yang belakangan ini jumlah kasusnya melonjak cepat.

Setelah Asrama Haji di Pondok Gede dan Rumah Susun (Rusun) Tingkat Tinggi Pasar Rumput selesai direnovasi untuk digunakan sebagai tambahan rumah sakit (RS) darurat beserta fasilitas isolasi dan observasi di DKI Jakarta, kini Gedung Pusat Kesehatan Ibu Anak (PKIA) Kiara di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) juga dipersiapkan untuk menampung pasien Covid-19.

Gedung PKIA Kiara di RSCM khususnya bangunan di lantai 4,5,6 dan 8,9,10 dengan total 394 tempat tidur yang akan dimanfaatkan untuk penanganan pasien Covid-19.

Menteri Basuki menyampaikan renovasi PKIA Kiara akan selesai paling lambat pada tiga pekan ke depan.

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Direktur RSCM dan Kementerian Kesehatan untuk mematangkan desain RS Darurat Covid-19.

Menteri Basuki juga memaparkan bahwa rencana perbaikan PKIA Kiara di lingkungan RSCM dan persiapan RS lapangan di daerah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan.

“Untuk yang rumah sakit lapangan di daerah-daerah kami siap melaksanakan sesuai dengan perintah BNPB dan Menteri Kesehatan,” tuturnya.

“Sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian PUPR menyiapkan tidak hanya ruang isolasi, tetapi juga rumah sakit. Pertama, Asrama Haji terdapat lima gedung yang diubah menjadi Rumah Sakit Covid-19 dengan total 774 tempat tidur,” kata Menteri Basuki dalam keterangan persnya, Selasa (3/7/2021).

Menurutnya, lima gedung Asrama Haji Pondok Gede yang dimanfaatkan sebagai rumah sakit Covid-19 adalah Gedung A yang telah selesai renovasi dan sudah beroperasi sejak Sabtu (10/7/2021), Gedung B selesai perbaikan pada Senin (12/7/2021), Gedung C dan A mulai beroperasi Selasa (13/7/2021), dan terakhir Gedung D5 diharapkan selesai renovasi pada Kamis (15/7/2021), termasuk  Gedung D3 dan D4 yang akan dimanfaatkan untuk para tenaga kesehatan (Nakes).

“Di samping menyiapkan ruang-ruang isolasi, kami juga menginstal tangki liquid oksigen hari ini, karena baru tadi malam masuk dari Cilegon dan mudah-mudahan malam ini selesai,” jelas Menteri PUPR tersebut.

Lantas Rusun Tingkat Tinggi Pasar Rumput memanfaatkan tiga tower yang ada dengan total 5.952 tempat tidur.

Untuk Tower 1 memanfaatkan 689 unit dengan total 2067 tempat tidur, Tower 2 sebanyak 606 unit total 1818 tempat tidur, dan Tower 3 sebanyak 689 unit total 2067 tempat tidur.

“Untuk Tower 1 sudah  siap beroperasi, sedangkan Tower 2 dan 3 untuk sarana dan prasarana sudah siap dan hari ini sedang dilakukan distribusi alat kesehatan. Tower 2 dan 3 segera dioperasikan apabila Tower 1 sudah penuh,” pungkas Basuki. (jos)